MEDIO 1996-2001
Masa-masa kuliah telah berakhir, hari-hari yang panjang sebagai mahasiswa aku lewati. Lima tahun sudah mengilmui pengetahuan sebagai bekal hidup telah berakhir, lalu bagaimana …… ? saat itu gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) mulai menempel pada nama pemberian Bapakku. Gelar S.Pd. yang menempel adalah ujung tombakku untuk berkompetisi meraih lapangan pekerjaan. Harapan-harapan baru aku bangun. Guntingan lowongan kerja dikoran aku tempel pada agendaku, kucermati satu persatu, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan berganti bulan satu persatu surat lamaran aku kirimkan, atau bahkan satu bendel beberapa lamaran aku kirimkan……
Ternyata menembus lapangan kerja tidak semudah yang aku kira, dengan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) mulai membuatku ragu dengan gelar yang aku sandang, mau jadi guru gaji tidak cukup layak untuk saat itu, kirakira gaji pokok golongan III A Rp. 200rb (ralat kalau keliru), sementara keinginanku mencari pengalaman di dunia industri harus selalu mental dihadang gelar S.Pd., bagaimana tidak begitu tahu gelarku SPd. langsung perusahaan tidak mau menerima. Ada beberapa perusaahan yang dapat menerima, namun tentu saja perusahaan-perusahaan dengan level UKM. Pernah begitu lamaran aku kirim besoknya langsung dipanggil, betapa senang hatiku. Esoknya langsung aku dati itu perusahaan, cari kesana-kemari mana perusahaan tersebut, alamat sudah jelas tapi kok nggak ada bangunan yang representatif sebagai perusahaan. Akhirnya ketemu juga , sebuah rumah biasa yang dibelakangnya digunakan sebagai usaha advertising, begitu ketemu sama orang yang ngurusi lamaran (belum bisa saya katakan personalia atau HRD, nggak jelas) saya langsung dinyatak diterima, waduh malah kaget saya dan ragu bener tidak ?, saya tanya saya kerjanya apa ? ….. besok ikut saja sama karyawan yang lain untuk pasang-pasang instalasi listrik. Saya digaji berapa ?………. lama dia tidak jawab, akhirnya dia jawab Untuk pertama kali anda digaji 90.000 Rupiah perbulan…….Hah………….Wah ini pelecehan…..
Akhirnya aku coret dari daftar pencaran kerjaku…….
(bersambung)
Karena frustasi dengan lamaran kerja aku iseng buat beberapa akronim gelar S.Pd.
Beberapa akronim S.Pd.
SPd =
Sarjana Pendidikan,
Sarjana Penuh Derita,
Sarjana Pinter Dagel,
Sandal PeDhot,
Kalau ada yang mau nambahi silahka………